Apa itu hidup ? mungkin pembaca sekalian juga pernah bertanya-tanya dalam hati pertanyaan tersebut.
Apa itu hidup ?
Sewaktu masih berseragam sekolah dulu, pasti kita pernah diberi materi pelajaran oleh guru biologi tentang Ciri-ciri makhluk hidup,
ciri-cirinya antara lain bernapas, merasakan, berjalan, melihat, mendengar, berkembang biak, dll dsb
tetapi ketika kembali ke pertanyaan, apa itu hidup ? Sebenarnya saya juga penasaran tentang apa yang disebut dengan hidup.
APA, Bagaimana, Untuk Apa,
Apakah hidup itu merupakan apa yang kita alami di dunia ini ?
atau kita sebenarnya merupakan arwah yang dititipkan sementara ke alam dunia yang diciptakan Tuhan, lalu arwah tersebut akan dipindahkan ke alam berikutnya, dan yang sebenarnya hidup adalah arwah kita ?
sementara jiwa kita merupakan persinggahan sementara dari arwah kita ?
Apa itu hidup ?
Bagaimana kita menjalani hidup ?
Untuk apa kita hidup ?
ataupun beberapa pertanyaan lainnya.
Sedikit curhat, baru belakangan ini saya jadi memikirkan kembali mengapa saya hidup, merenung tentang untuk apa sebenarnya saya hidup(ceileh, tapi beneran lho),
mungkin waktu kecil dulu, asal bisa bermain dengan puas, nakal bareng kawan-kawan sebaya, kita bisa merasakan kehidupan masa kecil kita
beranjak remaja, kumpul-kumpul sambil senda gurau, merasa paling hebat di antara kelompok lainnya ataupun mengikuti kegiatan ekstrakurikuler kita bisa merasakan apa itu hidup.
masa setelah remaja, kita mengikuti organisasi, bermanfaat untuk orang lain, berprestasi, bekerja, ataupun mengerjakan kegiatan lainnya, kita bisa merasakan apa itu hidup.
tetapi tetap saja sebuah pertanyaan tetap terngiang-ngiang, apa itu hidup ?
Apakah kita hidup hanya untuk makan, minum, tidur, bekerja, memperoleh keturunan ?
Lalu apa bedanya kita dengan seekor kucing, jika kita hidup seperti itu ?
apa bedanya kita sebagai manusia kalau kita hidup hanya untuk hal-hal tersebut
sering saya ataupun mungkin pembaca sekalian mendengar beberapa anekdote seperti berikut:
hidup untuk makan, atau makan untuk hidup ?
hidup untuk bekerja, atau bekerja untuk hidup ?
atau beberapa anekdote lainnya,
jawaban pribadi penulis dari sebuah pertanyaan tentang perbedaan hidup manusia dengan makhluk lainnya adalah manusia bisa mengisi hidup dengan sebuah karya, sebuah karya untuk sesama manusia ataupun makhluk lainnya, mungkin jawaban ini bisa berubah seiring berkembangnya pengetahuan penulis.
tetapi tetap saja saya masih bingung ketika ditanya tentang,
apa itu hidup ?
Tulisan di atas sebenarnya merupakan curhatan penulis akhir-akhir ini, hahaha
buat yang rela baca tulisan penulis sampai habis, Terima Kasih
komen kalo bisa, biar kasih masukan ke penulis
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Senin, 02 Juni 2014
Selasa, 03 Desember 2013
Kemarin, Hari ini dan Masa depan
Surabaya - Hari ini, lebih dari seminggu yang lalu tepatnya, banyak sekali pikiran melayang-layang yang ada di pikiranku. Mulai dari tanggung jawab kuliah yang akan segera berakhir, nyangkruk dan diskusi bersama kawan-kawan, nyari duit (ceileh, iya lah buat nongkrong sama makan :D ), kesenangan berbagi ilmu, sampai mikirin masalah-masalah kecil yang keliatannya bagi sebagian orang gak penting sama sekali. Hmm....
Saat itu aku mulai bingung, kemudian berpikir, lalu mencoba mencari solusi (tambah sok2an yah, hahahahaha). Tapi ya itu kenyataannya, enggak tahu kenapa, mungkin karena umur yang semakin hari semakin mendekat kepada Sang Pencipta. Aku mulai berpikir tentang hal-hal yang terjadi di sekitarku, misalnya tentang sesama teman seperjuangan tugas akhir, tentang bagaimana masalah mereka, kemudian berjuang untuk segera menyelesaikan tanggung jawab tersebut. Atau bagaimana sebuah aksi yang kita berikan kepada sekitar kita, lalu kita mendapat reaksi yang seperti apa.
Atau mikir sebenarnya apa yang kita kerjakan hari ini adalah serangkaian aksi-reaksi yang terjadi oleh kita dan semesta yang terjadi di masa lalu. Kemudian kita kerjakan pada hari ini untuk hari ini dan misteri masa depan.
Atau pun mikir bagaimana mendekati temen cewek yang bisa bikin deg2an dan keringat dingin. Walaupun dia 'sekilas' keliatan gak tertarik blas sama aku, tapi isi hati seseorang siapa yang tau bukan ??.
"Ada kok kak, Tuhan YME sama yang bersangkutan kak", -__- interupsi dari suara yang gk jelas keberadaannya. (wah curcol nih, gpp lah dikit aja kok, hehe)
Tidak jelas apa sebenarnya yang ingin aku sampaikan di tulisan ini, yang jelas aku ingin menuliskan apa yang ada di pikiranku saat ini.
Di sisi lain aku juga bingung tentang teori kenapa seseorang bisa bahagia. Bisa dikatakan seseorang yang bahagia adalah mereka yang bisa lepas menikmati suasana hati dalam kondisi tertentu. Juga dikatakan adalah mereka yang sedang senang hatinya. atau ada pendapat lainnya. hmm...
Ada orang yang bahagia karena bisa jalan-jalan ke luar negeri.
Beberapa lainnya mungkin bahagia karena mendapat gaji pertama.
beberapa yang lain mungkin ketika wisuda kelulusan.
Beberapa yang lain ketika mendapat makanan sebungkus nasi saja sudah bahagia.
ataupun lain-lainnya
Yang jelas, definisi kebahagian itu terjadi karena beberapa faktor. Misalnya kondisi, pengalaman pribadi, emosi, dan lainnya. males nguraiin satu-satu, panjang. cari aja sendiri ya..
Sudah dulu ya pembaca sekalian :D , Lama gak ngeblog sih, sekalinya ngeblog malah curcol, hehe
Saat itu aku mulai bingung, kemudian berpikir, lalu mencoba mencari solusi (tambah sok2an yah, hahahahaha). Tapi ya itu kenyataannya, enggak tahu kenapa, mungkin karena umur yang semakin hari semakin mendekat kepada Sang Pencipta. Aku mulai berpikir tentang hal-hal yang terjadi di sekitarku, misalnya tentang sesama teman seperjuangan tugas akhir, tentang bagaimana masalah mereka, kemudian berjuang untuk segera menyelesaikan tanggung jawab tersebut. Atau bagaimana sebuah aksi yang kita berikan kepada sekitar kita, lalu kita mendapat reaksi yang seperti apa.
Atau mikir sebenarnya apa yang kita kerjakan hari ini adalah serangkaian aksi-reaksi yang terjadi oleh kita dan semesta yang terjadi di masa lalu. Kemudian kita kerjakan pada hari ini untuk hari ini dan misteri masa depan.
Atau pun mikir bagaimana mendekati temen cewek yang bisa bikin deg2an dan keringat dingin. Walaupun dia 'sekilas' keliatan gak tertarik blas sama aku, tapi isi hati seseorang siapa yang tau bukan ??.
"Ada kok kak, Tuhan YME sama yang bersangkutan kak", -__- interupsi dari suara yang gk jelas keberadaannya. (wah curcol nih, gpp lah dikit aja kok, hehe)
Tidak jelas apa sebenarnya yang ingin aku sampaikan di tulisan ini, yang jelas aku ingin menuliskan apa yang ada di pikiranku saat ini.
Di sisi lain aku juga bingung tentang teori kenapa seseorang bisa bahagia. Bisa dikatakan seseorang yang bahagia adalah mereka yang bisa lepas menikmati suasana hati dalam kondisi tertentu. Juga dikatakan adalah mereka yang sedang senang hatinya. atau ada pendapat lainnya. hmm...
Ada orang yang bahagia karena bisa jalan-jalan ke luar negeri.
Beberapa lainnya mungkin bahagia karena mendapat gaji pertama.
beberapa yang lain mungkin ketika wisuda kelulusan.
Beberapa yang lain ketika mendapat makanan sebungkus nasi saja sudah bahagia.
ataupun lain-lainnya
Yang jelas, definisi kebahagian itu terjadi karena beberapa faktor. Misalnya kondisi, pengalaman pribadi, emosi, dan lainnya. males nguraiin satu-satu, panjang. cari aja sendiri ya..
Sudah dulu ya pembaca sekalian :D , Lama gak ngeblog sih, sekalinya ngeblog malah curcol, hehe
Langganan:
Postingan (Atom)