Marhaban Ya Ramadhan . Selamat datang bulan suci Ramadhan . itulah kata-kata yang sering kita dengar dan ucapkan tatkala bulan suci itu datang untuk membawa kedamaian bagi umat manusia .
ya Ramadhan memang bulan yang penuh berkah bagi umat manusia, bagaimana tidak di bulan ini rasanya suasana sangat berbeda dari bulan-bulan sebelum ramadhan, setiap malam hampir semua orang selalu mendengarkan tadarus-tadarus al-Quran, begitu pula setelah subuh, orang-orang berbuka menikmati ta'jil saat berbuka, dan masjid-masjid yang tak pernah sepi oleh orang-orang yang ingin mendapatkan barokah ramadhan .
Di bulan ramadhan setiap orang bisa berubah hampir 180o ., guna mendapatkan barokah ramadhan, teman saya yang biasanya sering menunda shalat kala d bulan biasa, mendapat berkah selalu shalat tepat waktu pada saat ramadhan tiba, di televisi pun juga berubah drastis, dari acara yang membosankan menurut saya, menjadi tontonan yang agak sedikit menghibur, dan penuh pembelejaran. lalu yang tak kalah menarik dari TV adalah para artisnya pun tdk lupa ikut berubah jadi alim-aliman,
ya apapun itu , mulai dari sahur bersama sampai berbuka bareng pada saat di bulan ramadhan bersama orang-orang di sekitar kita yang kita sayangi, cintai, dan dengan berbagai kehidupan yang layak memang menjadi kebahagiaan tersendiri bagi mereka,
tetapi bagaimana dengan nasib saudara-saudara kita yang tdk mempunyai sanak keluarga, orang yang dicintai, orang dekat. yang bahkan sudah mati akibat berperang , ? ataupun mereka yang berusaha mati-matian demi sebungkus nasi,
ya mungkin itulah yang dirasakan saudara kita yang terlantarkan di pinggir2 jalan,
adapun juga para saudara kita yang sedang di negeri yang tengah berperang, mereka sangat serba kesulitan bahkan untuk beribadah sekalipun, mereka jarang terlihat mengeluh tentang keadaannya, mereka bahkan sebenarnya berharap agar bisa menjalani ibadah di bulan ramadhan dengan tenang dan damai, tapi apa daya, keadaan berkata lain
bagaimanapun itu kita yang sebagai sesama muslim seharusnya merasa malu terhadap mereka-mereka yang dalam keadaan tidak ideal tersebut masih mau berusaha untuk mendapatkan barokah ramadhan, sedangkan kita yang bisa hidup serba enak dan damai ini , seharusnya bisa lebih dari mereka .
ya apapun itu kita seharusnya menjalani ibadah di bulan puasa ini dengan ikhlas dan niat karena Allah, karena dengan itu , Insyallah amal dan ibadah kita yg kita lakukan selama ramadhan nanti dapat diterima,
selamat berpuasa
Selasa, 10 Agustus 2010
Rabu, 04 Agustus 2010
sedikit tentang pendidikan !?
1 bulan terakhir ini adalah masa2 dmn para anak-anak yang baru lulus SMA/SMK/sederajat lainnya yang akan melanjutkan kehidupan mereka nantinya , ada yang kuliah ada yang kerja dan lain sebagainya ,.
bagi mereka yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang berikutnya tentu selain harus mempersiapkan diri sebagai bekal untuk kuliah nantinya , finansial dari mereka juga seharusnya mencukupi untuk kuliah di perguruan tinggi yang mereka tempati,
perguruan tinggi sebenarnya dibagi 2 yaitu, swasta dan negeri , berhubung di Indonesia yang populer adalah PTN , saya akan fokus untuk menulis ke yang di PTN , hehe : )
sebenarnya PT swasta juga bnyak yang populer, berhubung biaya pendidikan yang harus ditanggung di swasta lebih mahal jadi banyak para orang tua menginginkan anaknya kuliah di negeri, alasan fasilitas dan kualitas juga jadi pertimbangan mereka
berbagai jalur masuk pun tersedia untuk perguruan tinggi negeri , mulai dari yang namanya pmdk, SNM-PTN , bahkan jalur2 relasi ,
pmdk sendiri ada macam2 bentuknya. ada yang prestasi dan lain sebagainya , bagi mereka yang kaya, mungkin masuk PTN lewat jalur pmdk yang agak mahal pun layaknya perguruan tinggi swasta tidak masalah, tapi bagi mereka yang berkehidupan lebih dari cukup atau dibawahnya satu-satunya melanjutkan kuliah adalah dengan pmdk prestasi atau SNM-PTN ,
yang unik dan sedikit berbau KKN adalah jalur2 relasi, entah bagaimana sistem dari jalur tersebut, yang pasti mereka telah disiapkan tempat oleh relasi mereka entah keluarga, teman kantoran orang tua, dan sebagainya
ya ya ya , terlepas dari itu semua memang sistem pendidikan di negara kita memang masih harus belajar banyak ,
yang unik lagi tentang pendidikan di Indonesia adalah tentang paradigma-paradigma para orang tua dan para tetangga , keluarga , teman dekat, guru, dosen, dan masyarakat indonesia pada umumnya, juga orang2 sekitar mereka yang mempengaruhi pola pikirnya
misal: ada anak yang masuk pendidikan tinggi negeri milik pemerintah , misalnya ST*N , pasti orang sekitar mereka langsung beranggapan bahwa masuk sekolah tsb pasti akan bernasib baik ataupun mujur , dan berkehidupan enak dll yang serba enak
lalu ada lagi paradigma yang lain, yg dari dulu susah bgt utk dirubah, ttg pegawai negeri dan pegawai tetap, entah mengapa dari dulu mesti orang2 tua pada pengen anaknya jadi pegawai negeri atau pegawai tetap dan dapat pensiunan ,
ada pula tentang paradigma jika seorang sudah masuk universitas xxxxx atau pun institut xx pasti setelah lulus bakal mulus ataupun masa depan cerah
Ataupun paradigma yg ada di perguruan tinggi tentang orang yg lebih berhasil kehidupannya kelak jika mengikuti organisasi2 , sosialisasi
ya ya ya , apapun itu kita sepatutnya tidak berhak menjudge suatu berdasarkan dari dia orang mana, anak siapa, kuliah dmn , organisasi yang diikuti dan lain2
quote dari perkataan temen saya dan sedikit improvisasi , hehehe : )
gk ada yang tau siapa yang sukses nantinya , entah yang 'idup mati' di depan buku, yg giat sosialisasi + organisasi, ato yang santai" ikut ngalir aja , semua itu tergantung dari usaha yang dia kerahkan untuk mencapai keberhasilan , toh sukses itu relatif ...
yah apapun itu kita tidak seharusnya terbuai atau pun berkecil hati dengan kondisi yang ada saat ini yang ada pada diri kita ataupun yang tidak sesuai , toh semua itu juga bisa menjadi latihan bagi kita untuk mencapai definisi sukses menurut kita ...
semoga bacaan ini bermanfaat bagi yang sudah mbaca , hehehe : )
bagi mereka yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang berikutnya tentu selain harus mempersiapkan diri sebagai bekal untuk kuliah nantinya , finansial dari mereka juga seharusnya mencukupi untuk kuliah di perguruan tinggi yang mereka tempati,
perguruan tinggi sebenarnya dibagi 2 yaitu, swasta dan negeri , berhubung di Indonesia yang populer adalah PTN , saya akan fokus untuk menulis ke yang di PTN , hehe : )
sebenarnya PT swasta juga bnyak yang populer, berhubung biaya pendidikan yang harus ditanggung di swasta lebih mahal jadi banyak para orang tua menginginkan anaknya kuliah di negeri, alasan fasilitas dan kualitas juga jadi pertimbangan mereka
berbagai jalur masuk pun tersedia untuk perguruan tinggi negeri , mulai dari yang namanya pmdk, SNM-PTN , bahkan jalur2 relasi ,
pmdk sendiri ada macam2 bentuknya. ada yang prestasi dan lain sebagainya , bagi mereka yang kaya, mungkin masuk PTN lewat jalur pmdk yang agak mahal pun layaknya perguruan tinggi swasta tidak masalah, tapi bagi mereka yang berkehidupan lebih dari cukup atau dibawahnya satu-satunya melanjutkan kuliah adalah dengan pmdk prestasi atau SNM-PTN ,
yang unik dan sedikit berbau KKN adalah jalur2 relasi, entah bagaimana sistem dari jalur tersebut, yang pasti mereka telah disiapkan tempat oleh relasi mereka entah keluarga, teman kantoran orang tua, dan sebagainya
ya ya ya , terlepas dari itu semua memang sistem pendidikan di negara kita memang masih harus belajar banyak ,
yang unik lagi tentang pendidikan di Indonesia adalah tentang paradigma-paradigma para orang tua dan para tetangga , keluarga , teman dekat, guru, dosen, dan masyarakat indonesia pada umumnya, juga orang2 sekitar mereka yang mempengaruhi pola pikirnya
misal: ada anak yang masuk pendidikan tinggi negeri milik pemerintah , misalnya ST*N , pasti orang sekitar mereka langsung beranggapan bahwa masuk sekolah tsb pasti akan bernasib baik ataupun mujur , dan berkehidupan enak dll yang serba enak
lalu ada lagi paradigma yang lain, yg dari dulu susah bgt utk dirubah, ttg pegawai negeri dan pegawai tetap, entah mengapa dari dulu mesti orang2 tua pada pengen anaknya jadi pegawai negeri atau pegawai tetap dan dapat pensiunan ,
ada pula tentang paradigma jika seorang sudah masuk universitas xxxxx atau pun institut xx pasti setelah lulus bakal mulus ataupun masa depan cerah
Ataupun paradigma yg ada di perguruan tinggi tentang orang yg lebih berhasil kehidupannya kelak jika mengikuti organisasi2 , sosialisasi
ya ya ya , apapun itu kita sepatutnya tidak berhak menjudge suatu berdasarkan dari dia orang mana, anak siapa, kuliah dmn , organisasi yang diikuti dan lain2
quote dari perkataan temen saya dan sedikit improvisasi , hehehe : )
gk ada yang tau siapa yang sukses nantinya , entah yang 'idup mati' di depan buku, yg giat sosialisasi + organisasi, ato yang santai" ikut ngalir aja , semua itu tergantung dari usaha yang dia kerahkan untuk mencapai keberhasilan , toh sukses itu relatif ...
yah apapun itu kita tidak seharusnya terbuai atau pun berkecil hati dengan kondisi yang ada saat ini yang ada pada diri kita ataupun yang tidak sesuai , toh semua itu juga bisa menjadi latihan bagi kita untuk mencapai definisi sukses menurut kita ...
semoga bacaan ini bermanfaat bagi yang sudah mbaca , hehehe : )
Senin, 05 Juli 2010
tips menghadapi kemacetan di surabaya
oke kali ini saya akan menulis artikel tentang jalanan kota surabaya, gunanya untuk agan-agan sekalian yang baru pertama tinggal di surabaya, kerja atau kuliah, ataupun yang baru menetap di surabaya ,
yup berdasarkan pengalaman saya selama bermotor di kota surabaya, (waktu sekolah dan kuliah) hehe ...
saya pun jadi tau jam-jam dimana sering terjadi kemacetan lalu lintas berikut juga tempatnya .
oke langsung saja cekidot gan :)
pada umumnya jam macet di surabaya dibagi menjadi 2 bagian besar, pagi dan sore hari,
jam-jam tersebut motor dan mobil juga angkutan umum, saling nge-klakson satu sama lain, sehingga jangan kaget ...
jam 6 pagi sampai jam 11 siang , wah ini waktu dimana orang-orang lagi berangkat kerja atau kuliah, dan juga pelajar SMA berangkat ke sekolah,
- biasanya titik macet pada umumnya terjadi pada jalur menuju jantung kota atau memasuki kota surabaya,
- jalan raya mastrip dkat rumah saya, kalo mau ke arah kota, biasanya macet sekali, jangan harap bisa sampai tujuan tepat waktu jika anda berangkat 20 menit dari rumah anda, persiapkan minimal 45 menit,
- jembatan layang depan RSI (Rumah Sakit Islam) Wonokromo , atau depan Royal Plasa, wah bisa2 gak sampe tujuan tepat waktu gan kalo mepet2 berangkatnya,
- terminal joyoboyo, nah ini nih biasanya bisa jadi sangat macet, tapi sering kali gak macet kok, penyebabnya bemo ngetem sembarangan, atau arah kendaraan dari wonokromo sangat banyak, biasanya klo minggu macet karena raya darmo ditutup,
- jalan raya darmo kali sampai kertajaya, gk usa ditanya klo jam segitu
- arah ke tugu pahlawan dan sekitarnya, meskipun jalannya lebar tetap saja macet,
- jalan ke arah prapen lewat jalan jagir ataupun wonokromo kali, rame banget sampai-sampai ingin marah-marah,
- jalan ke arah ITS lewat menur, jalan sempit kendaraan banyak, komplet dah
- jalan depan kampus STIESIA, sama kayak di atas
nah sekarang yang jam sore, biasanya macet nya itu jam setengah 5an sampe jam 7 malem, wuih-wuih
- arah keluar jantung kota surabaya dan kota surabaya
- jalan ahmad yani sampe keluar surabaya, wah macet pol disini, apalagi ada kendaraan dari arah jagir,
- jagir ke arah ahmad yani,
- depan kampus stiesia,
- walikota mustajab sampe delta plasa, gk usa ditanya,
- jalan raya wiyung, ke arah PTC ,
- jalan raya ngageL , meskipun lebar tetep aja kadang-kadang macet juga
- Unair kampus B
- daerah kampus D , klo itu mah emang macet karena banyak yang parkir, hhahaha
- apalagi ya, banyak dah
mungkin cuma segitu aja dari saya, sebenarnya masih banyak lagi titik kemacetan di surabaya yang menguras tenaga dan pikiran juga jiwa dan raga, hadu opo ae seh, berlebihan,
semoga postingan saya ini bisa membantu agan-agan sekalian, kaskuser nubie gan, hehehe
terutama yang baru berada di surabaya untuk pertama kali atau pun yang baru menetap untuk kerja atau kuliah atau sebagainya ,
sebenarnya mau dikasih foto sekalian tapi males uplodya ,, hehe ^_^v
yup berdasarkan pengalaman saya selama bermotor di kota surabaya, (waktu sekolah dan kuliah) hehe ...
saya pun jadi tau jam-jam dimana sering terjadi kemacetan lalu lintas berikut juga tempatnya .
oke langsung saja cekidot gan :)
pada umumnya jam macet di surabaya dibagi menjadi 2 bagian besar, pagi dan sore hari,
jam-jam tersebut motor dan mobil juga angkutan umum, saling nge-klakson satu sama lain, sehingga jangan kaget ...
jam 6 pagi sampai jam 11 siang , wah ini waktu dimana orang-orang lagi berangkat kerja atau kuliah, dan juga pelajar SMA berangkat ke sekolah,
- biasanya titik macet pada umumnya terjadi pada jalur menuju jantung kota atau memasuki kota surabaya,
- jalan raya mastrip dkat rumah saya, kalo mau ke arah kota, biasanya macet sekali, jangan harap bisa sampai tujuan tepat waktu jika anda berangkat 20 menit dari rumah anda, persiapkan minimal 45 menit,
- jembatan layang depan RSI (Rumah Sakit Islam) Wonokromo , atau depan Royal Plasa, wah bisa2 gak sampe tujuan tepat waktu gan kalo mepet2 berangkatnya,
- terminal joyoboyo, nah ini nih biasanya bisa jadi sangat macet, tapi sering kali gak macet kok, penyebabnya bemo ngetem sembarangan, atau arah kendaraan dari wonokromo sangat banyak, biasanya klo minggu macet karena raya darmo ditutup,
- jalan raya darmo kali sampai kertajaya, gk usa ditanya klo jam segitu
- arah ke tugu pahlawan dan sekitarnya, meskipun jalannya lebar tetap saja macet,
- jalan ke arah prapen lewat jalan jagir ataupun wonokromo kali, rame banget sampai-sampai ingin marah-marah,
- jalan ke arah ITS lewat menur, jalan sempit kendaraan banyak, komplet dah
- jalan depan kampus STIESIA, sama kayak di atas
nah sekarang yang jam sore, biasanya macet nya itu jam setengah 5an sampe jam 7 malem, wuih-wuih
- arah keluar jantung kota surabaya dan kota surabaya
- jalan ahmad yani sampe keluar surabaya, wah macet pol disini, apalagi ada kendaraan dari arah jagir,
- jagir ke arah ahmad yani,
- depan kampus stiesia,
- walikota mustajab sampe delta plasa, gk usa ditanya,
- jalan raya wiyung, ke arah PTC ,
- jalan raya ngageL , meskipun lebar tetep aja kadang-kadang macet juga
- Unair kampus B
- daerah kampus D , klo itu mah emang macet karena banyak yang parkir, hhahaha
- apalagi ya, banyak dah
mungkin cuma segitu aja dari saya, sebenarnya masih banyak lagi titik kemacetan di surabaya yang menguras tenaga dan pikiran juga jiwa dan raga, hadu opo ae seh, berlebihan,
semoga postingan saya ini bisa membantu agan-agan sekalian, kaskuser nubie gan, hehehe
terutama yang baru berada di surabaya untuk pertama kali atau pun yang baru menetap untuk kerja atau kuliah atau sebagainya ,
sebenarnya mau dikasih foto sekalian tapi males uplodya ,, hehe ^_^v
Selasa, 29 Juni 2010
... nama saya Didik ...
perkenalkan nama saya Didik Yuan Marta, TTL Surabaya 25 Maret 1991
dan bla bla bla ketika saya memperkenalkan diri pada saat wawancara, screening, dan tanya jawab resmi lainnya
apa ada yang salah dengan nama saya ??? tentu saja tidak
tapi saya merasa ada yang aneh ketika orang yang pertama kali bertemu dengan saya bisa langsung tahu nama saya, (biasanya orang yang lebih tua dari saya yang tahu nama saya) ...
misalnya gini, saat saya SMA kelas 1, nah waktu itu ada bazar dan jalan sehat, saya mengunjungi stan-stan makanan kakak kelas,
nah ketika berada di stan salah satu stan makanan milik kakak kelas, saya agak kaget ketika seorang kakak kelas yang cakep menyapa saya, "ini kembaliannya, Dik" (dengan nada hampir mirip dengan nama panggilanku)
wah tentu saja hal tersebut membuat saya agak GR ... hehehe
saya pun awalnya menganggap hal itu biasa2 saja, sampai pada saat saya kelas 2 SMA, saya mau ngeprint tugas saya di rental print-printan, lalu mbak penjaga rental tsb juga mengatakan hal yang sama dengan orang-orang yang tahu nama saya saat pertama bertemu,
"Dek, flashdisknya jgn lupa"
pertengahan kelas 2 saya menyadari bahwa panggilan "Dek" tersebut bukan karena orang-orang itu tahu nama saya, tapi semata-mata hanya panggilan terhadap anak yang lebih muda ,, ooooooo o_0 ...
jadi panggilan yang saya dengar seperti nama saya "Dik" itu sebenarnya orang-orang yang lebih tua itu mengatakannya "Dek" ... haha
pantas saja, oooo 0_o
udahan dulu, ^_^
dan bla bla bla ketika saya memperkenalkan diri pada saat wawancara, screening, dan tanya jawab resmi lainnya
apa ada yang salah dengan nama saya ??? tentu saja tidak
tapi saya merasa ada yang aneh ketika orang yang pertama kali bertemu dengan saya bisa langsung tahu nama saya, (biasanya orang yang lebih tua dari saya yang tahu nama saya) ...
misalnya gini, saat saya SMA kelas 1, nah waktu itu ada bazar dan jalan sehat, saya mengunjungi stan-stan makanan kakak kelas,
nah ketika berada di stan salah satu stan makanan milik kakak kelas, saya agak kaget ketika seorang kakak kelas yang cakep menyapa saya, "ini kembaliannya, Dik" (dengan nada hampir mirip dengan nama panggilanku)
wah tentu saja hal tersebut membuat saya agak GR ... hehehe
saya pun awalnya menganggap hal itu biasa2 saja, sampai pada saat saya kelas 2 SMA, saya mau ngeprint tugas saya di rental print-printan, lalu mbak penjaga rental tsb juga mengatakan hal yang sama dengan orang-orang yang tahu nama saya saat pertama bertemu,
"Dek, flashdisknya jgn lupa"
pertengahan kelas 2 saya menyadari bahwa panggilan "Dek" tersebut bukan karena orang-orang itu tahu nama saya, tapi semata-mata hanya panggilan terhadap anak yang lebih muda ,, ooooooo o_0 ...
jadi panggilan yang saya dengar seperti nama saya "Dik" itu sebenarnya orang-orang yang lebih tua itu mengatakannya "Dek" ... haha
pantas saja, oooo 0_o
udahan dulu, ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)